Resiko Usaha Mebel Kayu
Resiko Usaha Mebel Kayu

3+ Resiko Usaha Mebel Kayu Wajib Diketahui

Posted on

Caramenjadi.com – Yang namanya usaha pasti ada resiko yang harus dihadapi, salah satunya yaitu resiko usaha mebel kayu. Mebel tentunya sudah sering kita jumpai, ya. Saat ini, orang-orang tak hanya membeli mebel sebagai pelengkap fasilitas rumah, namun juga sebagai penambah keindahan dan nilai estetik rumah mereka.

Usaha mebel pun juga cukup mudah untuk dijumpai di sekitar, sehingga memberikan akses yang lebih mudah bagi mereka yang ingin membeli mebel. Tentunya usaha mebel tidak hanya membawa untung bagi para pengusahanya, namun juga memiliki resiko.

Berikut adalah beberapa contoh resiko usaha mebel yang akan dihadapi jika anda melakukan usaha mebel.

Resiko Usaha Mebel Kayu

Resiko Usaha Mebel Kayu
Resiko Usaha Mebel Kayu

Bagi anda yang ingin menjalankan usaha mebel ini. Maka ada beberapa tips yang perlu anda ketahui. Sehingga beberapa resiko ini sebelum anda alami, sudah memiliki jalan keluarnya.

1. Modal Yang Lumayan Besar

Resiko usaha mebel yang pertama adalah tidak sedikitnya jumlah modal yang dibutuhkan untuk memulai dan menjalankan usahanya.

Baca juga Resiko Usaha Gas Elpiji Yang Perlu Dipahami

Modal yang sedemikian besar itu dibutuhkan untuk hal-hal seperti membeli bahan baku, membeli dan peralatan alat pembuat mebel, transportasi mebel ke berbagai tempat, dan juga gaji untuk para karyawan yang bekerja di pabrik.

Tentunya apabila anda mempunyai supplier anda akan lebih menguntungkan sebab harga bahan baku kayu akan lebih murah. Akan lebih baik jika anda bekerja sama dengan beberapa supplier kayu untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu salah satu supplier kehabisan stok kayu, anda masih bisa membeli bahan baku dari supplier yang lain.

2. Susahnya Mendapat Bahan Baku Kayu

Dalam proses pembuatan mebel, sang pembuat mebel harus benar-benar memastikan bahwa kayu yang digunakan dalam memproduksi mebel adalah kayu dengan kualitas yang terbaik dan sesuai dengan jenis mebel yang akan dibuat nantinya.

Umumnya kayu yang digunakan dalam produksi mebel harus merupakan kayu yang tua dan kokoh. Selain itu, pembeli juga biasanya ada yang memesan mebel menggunakan kayu tertentu sebagai bahan bakunya.

Baca juga Usaha cuci motor

Hal inilah yang terkadang menjadi halangan bagi para pembuat mebel, yaitu mencari bahan kayu yang cocok sesuai dengan pesanan pembeli. Sebagai pengusaha mebel yang bertanggung jawab, tentunya harus bisa mencari jenis kayu sesuai pesanan tersebut untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang baik.

3. Adanya Rayap Pemakan Mebel

Mebel yang diproduksi tentunya bukan hanya mebel pesanan saja, pengusaha mebel juga akan membuat beberapa macam mebel yang bukan pesanan seperti beberapa meja atau kursi. Mebel yang bukan pesanan ini terkadang bisa tidak laku dijual dan berujung tertumpuk begitu saja di pabrik.

Kondisi mebel yang tak terawat seperti ini bisa mendukung adanya rayap yang memakan mebel-mebel tersebut dan merusaknya.

Selain membuat rugi sebab mebel tidak bisa dijual kembali, jika rayap tidak segera diatasi bukan hanya mebel yang menumpuk saja namun mebel-mebel yang akan dijual atau sedang dibuat juga berpotensi untuk dimakan dan dirusak oleh rayap-rayap.

Baca juga cara menjalankan usaha beras.

Untuk menghindari mebel dari serangan rayap ini, tentunya para pelaku usaha mebel harus senantiasa membersihkan dan memberikan lapisan kayu anti rayap ke mebel-mebel tersebut.

4. Susah Mencari Tempat Usaha

Resiko usaha mebel selanjutnya adalah susahnya mencari tempat untuk melakukan usaha. Usaha mebel tentunya akan membutuhkan tempat yang luas untuk menampung bahan baku, alat-alat, dan juga mebel-mebel yang sudah dibuat.

Dengan ukuran mebel yang tidak selalu kecil, tentunya pengusaha mebel harus merogoh kocek lebih banyak lagi untuk menyewa tempat yang lebih besar.

Selain harus berlokasi di tempat yang strategis agar mempermudah proses produksi dan pemasaran, pengusaha mebel sebisa mungkin harus mencari tempat yang jauh dari kawasan penduduk agar aktivitas produksi tidak mengganggu kegiatan orang lain.

5. Pemasaran Harus Cerdas

Usaha mebel tentunya sama seperti usaha lainnya yang membutuhkan pemasaran guna mengenalkan barang dagangan ke orang lain. Pemasaran mebel haruslah dilakukan dengan baik dan sesuai dengan target pasar yang dituju, sebab jika kegiatan pemasaran berlangsung kurang baik akan mengakibatkan mebel menumpuk dan rusak yang ujung-ujungnya membuat rugi.

Penutup

Jadi yang namanya juga usaha tentunya ada keuntungan namun juga ada resiko. Nah pada resiko bisnis mebel ini ada beberapa poin yang perlu anda ketahui terlebih dahulu sebelum anda terjun langsung ke bisnis mebel. Sehingga ketika ditengah tengah bisnis anda berjalan, anda mengalami salah satu hal yang ada poin ini.

Sekian pembahasan dari kami tentang resiko usaha mebel. Usaha mebel yang sangat berpotensi untuk berkembang ini tentu akan berjalan dengan lancar, jika sang pengusaha mampu memperhatikan, mempertimbangkan, dan meminimalisir resikonya.