Buku Arisan
Buku Arisan

Cara Buat Buku Arisan Bulanan Supaya Arisan Makin Teratur!

Posted on

CARAMENJADI.COM – Arisan merupakan kegiatan yang biasanya dilakukan secara bulanan dan identik dengan kumpulan orang-orang yang ramai.

Kegiatan arisan walaupun biasanya didominasi oleh kaum perempuan, tapi tidak terbatas pada ibu-ibu saja lho. Para bapak-bapak bahkan anak muda banyak juga yang melakukannya.

Buku Arisan
Buku Arisan

Meski pencetus kegiatan arisan ini sampai sekarang belum diketahui, tapi kegiatan ini seakan sudah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia.

Orang-orang yang mengikuti arisan tentunya bertujuan untuk mendapatkan giliran “kocokan”. Mereka kemudian akan mendapatkan uang yang sudah dihimpun oleh para anggotanya setiap bulan.

Namun disamping itu, kegiatan ini juga dipercaya sebagai perkumpulan yang bisa diajak bersenang-senang bersama yang pada akhirnya bisa mempererat tali silaturahmi orang-orang yang termasuk dalam anggota.

Berkat kecanggihan teknologi, arisan kini tak hanya dilakukan secara offline dan bertatap muka langsung, namun bisa juga dilakukan secara online atau daring. Meski tidak berhadapan langsung, arisan online ini sifat dan kegiatannya sama saja dan tidak mengurangi kegiatan silaturahmi.

Dikarenakan anggota yang tidak sedikit dan adanya uang yang diamanatkan kepada pengurus, tentunya buku catatan arisan merupakan hal yang penting untuk dimiliki.

 

Baca Disini: SEO Marketing Untuk Bisnis Online

 

Tujuan adanya buku catatan ini tidak lain dan tidak bukan adalah supaya pencatatan dan dokumentasi kegiatan lebih terorganisir serta agar kegiatan bersifat lebih transparan sehingga mengurangi kecurangan dan kecurigaan diantara para anggotanya.

Bagi Anda yang masih bingung dalam menyusun buku catatan arisan bulanan, tak perlu khawatir. Pada artikel ini, Kami akan memberitahu cara untuk membuat buku arisan bulanan secara mudah dan rapi. Berikut caranya.

 

Buku Arisan Bulanan

 

1. Tentukan Media Tulis Catatan Arisan

Tak hanya kegiatan arisan saja yang bisa dilakukan secara offline dan online, kegiatan menulis buku catatannya pun juga bisa dilakukan secara keduanya. Anda bisa menulisnya di buku tulis maupun mencatatnya menggunakan aplikasi catat di HP ataupun PC.

Penentuan media tulis sangat penting untuk dilakukan pertama kali, tentunya agar Anda nantinya tidak kebingungan jika ada kegiatan dan Anda harus menulis dokumentasi.

Media tulis catatan harus konsisten dan tidak dicampur dengan catatan lain agar dokumentasi lebih terorganisir dan terlihat rapi. Media tulis catatan yang tidak berubah-ubah juga membantu agar kegiatan yang dilakukan pasti tercatat dan tidak ada yang terlewat.

 

2. Buat Kolom

Selanjutnya, baik jika Anda melakukan penulisan catatan di buku atau aplikasi, pembuatan kolom haruslah dilakukan. Lagi-lagi, agar catatan terlihat rapi dan jelas.

Kolom yang dibuat tak harus berjumlah banyak namun tetap berisi informasi penting. Nomor urut, nama peserta, jumlah uang yang dibayar dan tanggal setor uang merupakan beberapa diantaranya.

Selain itu, buat juga kolom keterangan apabila masih ada ruang. Bagian ini bisa Anda gunakan untuk mencatat hal-hal lain yang menyangkut kegiatan arisan, seperti sudah atau belumnya orang tersebut menerima giliran “kocokan”, atau jika orang tersebut melakukan pembayaran bulanan secara sekaligus dalam satu waktu.

 

3. Perbarui Catatan Secara Rutin

Tentunya catatan tidak akan berguna apabila tidak rajin diperbarui. Oleh karena itu, sering-seringlah mengecek dan melakukan pembaruan pada catatan tiap kali ada sesuatu yang bersangkutan dengan kegiatan arisan.

Segera lakukan pencatatan apabila ada kegiatan seperti penambahan anggota, pembayaran mingguan, atau penerimaan giliran. Baiknya pencatatan ini tidak ditunda-tunda agar tidak ada sesuatu hal yang terlewat.

Anda juga bisa membagikan foto catatan tersebut ke grup yang bersangkutan agar anggota lain bisa mengecek dan melakukan koreksi apabila ada hal yang belum tercatat.

 

Begitulah kira-kira cara membuat buku arisan bulanan. Cukup mudah dan simple, ya. Inti dari pembuatan catatan ini adalah Anda sebagai pengurus harus rutin dalam mencatat dan melakukan koreksi agar informasi dalam buku catatan bulanan ini jelas dan teratur.